BERBURU ANTHURIUM VIA INTERNET :

Menjamurnya Nursery-nursery dadakan yang menjamur di beberapa wilayah Indonesia yang menjual Anthurium, mengakibatkan meningkatnya juga situs-situs baru yang muncul. Entah berapa jumlahnya nursery yang membuat Blog di Blogger ataupun Wordpress ( saya sendiri Blogger juga sih ), bahkan baru punya beberapa koleksi saja sudah berani mendirikan web/blog yang siap melayani pemesanan dalam jumlah banyak, yang menyedihkan saya alami, banyak foto-foto yang dulu pernah terpasang di blog saya, banyak dimuat ulang sebagai tampilan utama untuk menarik minat pembeli.

Belum lagi banyaknya iklan yang berdesak-desakan tentang Anthurium, perebutan tempat teratas di Search Engine seperti Google, Yahoo, MSN dll, membuat persaingan semakin ramai dan ketat. Hal ini mengakibatkan banyaknya konsumen yang mengeluh dengan penipuan jenis ataupun transaksi yang tidak sesuai harapan.

Ada beberapa cara untuk lebih berhati-hati dan bertransaksi aman via Internet :
1. Selalu mengikuti update beberapa situs penyedia Anthurium, apakah selalu update atau hanya memasang gambar/foto menarik saja untuk menarik pembeli, perhatikan seberapa banyak situs tersebut mempunyai stock baik bibit, remaja, maupun indukan. Masalahnya banyak broker/makelar yang mendirikan situs tetapi hanya menjajakan dagangan orang lain atau petani yang belum online, banyak transaksi yang mengecewakan/gagal karena barang sudah laku tetapi pihak broker terlambat tahu. Akhirnya banyak keberadaan barang yang tidak jelas.
2. Survey dulu ke lokasi dengan datang sendiri atau menyuruh kenalan/teman yang dekat dengan lokasi Nursery yang anda tuju. Pahami karakter pemilik Nursery apakah hanya sekedar jual saja, atau memang punya pengetahuan yang bagus tentang Anthurium, banyak kasus yang terjadi pihak penjual memberi nama dagangannya seenaknya sendiri, tidak tahu menahu tentang pakem pembedaan karakter jenis yang banyak sekali tentang Anthurium. Banyak juga yang suka mengoplos bibit/biji, memotong bonggol, atau menipu jenis untuk keuntungan yang jauh lebih besar.
3. Waspada dengan bahasa iklan yang menyesatkan, hati-hati dengan kata-kata terlaris, terpopuler, situs pelopor, atau menjual jenis-jenis langka dalam jumlah banyak dan terus menerus. Mengenali bahasa “penjual jamu” yang menggoda dan menggiring kita untuk bertransaksi, tapi realitanya ( sudah saya buktikan sendiri ) banyak mengoplos bibit dan biji. Belum lagi banyaknya penjiplakan ide atau tampilan dalam iklan atau web mereka.
4. Lihat peringkat Rating Page Rank, Traffic Kunjungan, Peringkat situs dll. Misalnya Alexa.com , Google, Technorati, Page Rank Info, TopBlog dan masih banyak lagi. Anda bisa mengambil kesimpulan sendiri. Ada yang bilang situs terpopuler, terlaris, kirim terus, menggebrak Jakarta, luar pulau dan luar negeri tetapi kenyataannya sama sekali tidak sesuai.Masih mau dijadikan anak kecil?

Semoga bermanfaat, dan sekali lagi waspada dengan nama-nama indah, unik, baru yang aneh-aneh, atau anda menyesal kemudian ? Slogan-slogan menyesatkan, bahasa yang terlalu bagus dan menggoda. Contohnya? “Mau mendapatkan 300 Dolar dalam sehari?” “Cepat Kaya sedikit Kerja!” “Rahasia Membobol ATM Hasilkan Jutaan tiap harinya !” “Buruan, nanti kehabisan !” Mau dikemanakan Indonesia? Apa kata dunia?

0 comments:

Posting Komentar

SILAHKAN KETIK COMMENT ANDA.