MENDIRIKAN NURSERY ?

Seseorang dari Kalimantan mengirim sebuah email yang terasa aneh bagi saya, beliau bercerita bahwa usahanya dibidang kontraktor mengalami pailit dan rasanya sulit sekali untuk bangkit dan berhasil dibidang yang sama. Beliau mengatakan bahwa di Indonesia khususnya Kalimantan sekarang ini mulai ramai dunia tanaman hias, dan beliau merasa bahwa bisnis ini menjanjikan dan menguntungkan ( Anthurium ternyata sangat menggoda siapapun… ). Beliau bertanya bagaimana cara mendirikan nursery ? apa yang harus dilakukan dan di persiapkan ? Sedangkan saya sama sekali tidak tahu ilmu di bidang tanaman…

Email tersebut sudah saya balas, dan setelah saya berpikir kenapa tidak saya posting di blog ini ? Mungkin bisa bermanfaat bagi pengunjung lain yang juga mencintai atau hobby tanaman hias. Ini hanya pemikiran saja, kalau mungkin terasa menggurui saya mohon maaf, dan pasti masih banyak kekurangan pada pemikiran saya.

Beberapa hal yang harus di perhatikan dalam persiapan mendirikan nursery sbb :

1. Mencintai Tanaman
Menurut saya, inilah faktor yang paling penting ! Mengapa? Dengan anda mencintai tanaman otomatis anda lebih bisa memahami keindahan, daya tarik, dan karakter tanaman tersebut, anda juga akan lebih peka jika tanaman anda mengalami gangguan atau penyakit. Anda tidak punya latar belakang ilmu tanaman? Kenapa bingung? Seperti yang pernah saya sampaikan prinsip dasar berwirausaha “Kalau ingin makan sate kambing, tidak perlu beli kambingnya kan?” Ya, anda bisa bertanya, survey, mencari informasi dll, atau kalau anda ingin cepat carilah orang yang punya latar belakang pendidikan di bidang budidaya tanaman, rangkul dia menjadi rekan bisnis anda atau mungkin pegawai di nursery anda? Atau tempat konsultasi sewaktu-waktu ( freelance? ) Masih banyak langkah yang bisa ditempuh.

2. Kemampuan Manajerial dan Market Analist
Sebuah Nursery tak berbeda dengan perusahaan profesional di bidang lain, ada langkah pengembangan menyangkut manajemen, pemasaran, cabang, promo, iklan dan masih banyak lagi. Disinilah kemampuan manajerial diperlukan karena banyak faktor yang harus dilakukan dalam pengembangan nursery, Analisa pasar dengan sendirinya bisa diasah dengan proses jam terbang dan pengalaman, kapan harus menjual, kapan harus menahan, apa yang harus dipersiapkan untuk naik turunnya trend suatu tanaman dan sebagainya.

3. Lahan yang cukup untuk Green House
Anda harus punya lahan yang cukup luas untuk mendirikan green house, letak dan lingkungan juga harus diperhatikan karena Greenhouse yang ideal memerlukan Suhu, Kelembaban, Sirkulasi udara dan tentunya lebih baik kalau tempat anda strategis dan jauh dari sumber polusi yang merugikan tanaman.

4. Jangan takut dengan Kompetitor yang lebih besar
Menjual tanaman hias tentu lain dengan anda menjual sembako, tanaman satu dengan yang lain tidak mungkin sama persis pasti punya keindahan dan kelebihan tersendiri, Kalau masalah persaingan harga dan pelayanan konsumen, bisa dipelajari dari berbagai usaha jual beli yang lain karena prinsipnya sama. Yang penting raihlah kepercayaan dan kepuasan konsumen.

5. Memperkuat Jaringan
Jaringan disini yang dimaksud adalah komunitas, paguyuban,organisasi atau wadah yang lain yang tentu saja sangat penting sekali untuk tukar informasi, promosi, saling bantu dalam hal penyediaan barang, dan masih banyak lagi. Kompetitor tidak selamanya menjadi “musuh” yang merugikan. Ingat, sesuatu akan kelihatan bagus kalau ada sesuatu yang lain dibandingkan dan terlihat lebih jelek ! Selama persaingan sehat dan sportif mengapa tidak?

6. Mental dan Ketekunan
Mungkin hal ini tidak perlu saya uraikan panjang lebar karena pasti anda sudah tahu. Ya, jangan pernah takut rugi dan tetap tenang ketika pasar tidak menguntungkan buat anda.

Semoga bisa dijadikan masukan bagi para pencinta tanaman hias dan ingin mengembangkan diri di bisnis ini, Mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dan hal yang kurang berkenan.







0 comments:

Posting Komentar

SILAHKAN KETIK COMMENT ANDA.