RAGAM USAHA DALAM BISNIS ANTHURIUM

Untuk melengkapi posting saya “MENDIRIKAN NURSERY?” mungkin perlu diketahui bagi para pemula (new comer) beberapa bidang dan jenis usaha dalam bisnis Tanaman Hias, yang terbagi beberapa bidang usaha antara lain : usaha pembenihan, pembibitan, pembesaran tanaman, retail tanaman, importir bahkan profesi broker / pialang tanaman dan usaha rental/penyewaan tanaman.

1. Usaha Pembenihan ( Breeder )
Di bidang ini dibutuhkan pengetahuan tentang ilmu genetika dan budidaya tanaman yang memadai, karena dituntut untuk menghasilkan biji berkualitas yang otomatis berasal dari indukan sehat dan berkualitas, juga metode pembenihan, penyilangan yang benar yang dituntut untuk memunculkan inovasi dalam menghasilkan hybrid baru yang lebih unggul. Juga keuntungan yang didapat mutlak dihasilkan kuantitas/jumlah panen dari tongkol Anthurium. Modal yang dibutuhkan relatif besar karena harus memiliki tanaman induk dan lahan yang lebih luas dalam proses penyilangan dan pembenihan.

2.Usaha Pembibitan ( Seedler )
Bidang ini relatif lebih aman dengan bergesernya trend yang cepat, dan keuntungan yang didapat juga relatif lebih cepat ( waktu yang dibutuhkan dari biji menjadi bibit 2 atau 3 daun ) dan para pelaku lebih bisa memilih jenis biji yang sedang booming atau trend harganya bagus.Lahan yang dibutuhkan juga tidak harus dengan sekala yang luas.

3.Usaha Pembesaran ( Grower )
Kemampuan dan keterampilan pemeliharaan, perawatan tanaman dan jaringan pasar yang lebih luas. Dibidang ini kita dituntut untuk menyajikan tanaman yang prima dan terawat bagus, karena menjual tanaman yang dibutuhkan daya tarik keindahan dan penampilannya meliputi kesehatan, keindahan bentuk dan kebersihan.

4. Usaha Retail ( Retailer )
Kemampuan marketing, wawasan dan pergaulan yang luas merupakan modal utama dibidang ini, pemilihan tempat usaha, aktif mengikuti pameran/event tanaman hias sebagai langkah promo yang efektif atau juga bisa melalui media cetak ataupun elektronik.

5. Pialang Tanaman ( Broker )
Disini modal uang tidak berpengaruh, yang dibutuhkan hanya pengetahuan tentang jenis, karakter dan kisaran harga yang fluktuatif terutama Anthurium. Harus tahu mana tanaman yang lebih laku dijual dan memberikan keuntungan, membaca peluang trend kedepan dan tentu saja pergaulan yang luas dan membangun kepercayaan dari breeder, seedler,grower dan retailer

6. Importir
Menjadi seorang importir tanaman jelas dibutuhkan modal yang besar, relatif lebih minim resiko merugi karena jenis-jenis yang diimpor tentu saja yang sesuai dengan tren pasar yang sedang berjalan.

Semoga bisa menjadi masukan bagi pengunjung blog ini.






0 comments:

Posting Komentar

SILAHKAN KETIK COMMENT ANDA.