Petani Buah Naga Kebanjiran Order

buah nagaMenjelang perayaan tahun baru Imlek 2562, permintaan terhadap buah naga meningkat tajam. Berkah tersebut juga dirasakan oleh pemilik salah satu kebun agrowisata Kusumo Wanadri yang beralamat di Pantai Glagah Indah, Temon, Kulonprogo. Manajer Kebun Buah Naga Kusumo Wanadri Edi Purwanto mengatakan, saat ini pihaknya kabanjiri pesanan. “Peningkatan permintaan sudah kami rasakan sejak awal Januari yang lalu,” katanya. Untuk memenuhi permintaan buah tersebut, dalam 3 hari mampu mensuplai 1,5 ton sampai 2 ton.

Dijelaskan, dalam hari-hari biasa, seminggu hanya mengirim 500 kg sampai 1 ton buah naga. Tapi sekarang ini, dalam seminggu sudah full permintaan. “Sejak awal Januari hingga saat ini kami sudah mensuplai sebanyak 12 ton buah naga,” tandasnya.
Meingkatnya permintaan buah naga tersebut untuk memenuhi supermarket yang ada di Jakarta, Bandung dan Jogjakarta. Yang menarik, meski permintaan meningkat, dirinya tidak menaikkan harga. “Harga yang diberikan juga cukup variatif sesuai dengan jenis buah, berkisar dari Rp 25 ribu sampai Rp 33 ribu,” katanya.

Sekadar diketahui, saat ini, luas kebun buah naga agrowisata Kusumo Wanadri sudah mencapai 3.5 hektar. Buah naga yang dikembangkan ada tujuh jenis, terdiri dari enam jenis buah naga warna merah dan satu jenis warna putih.

Sedangkan untuk setiap hektar terdapat sekitar 1500 tiang dengan intensitas produksi 20 kg/batang. Untuk pengembangan produksi tersebut, sudah dilakukan kerja sama dengan petani binaan yang terdapat dibeberapa wilayah seperti di Turi (Sleman), Banjarnegara dan Sukoharjo.

“Untuk pengembangan buah naga, kami juga memproduksi bibit yang nantinya akan dikirim untuk permintaan di luar Jawa. Saat ini, kami juga sedang konsentrasikan untuk wilayah Papua dan untuk bulan ini sudah ada permintaan bibit untuk memenuhi lahan seluas 10 hektar,” jelasnya.

Berita dari RadarJogja

0 comments:

Posting Komentar

SILAHKAN KETIK COMMENT ANDA.