Petani Buah Naga Kewalahan Order

buah nagaPetani buah naga di Madura kewalahan memenuhi permintaan konsumen pada Tahun Baru Imlek kali ini. Sebulan sepekan terakhir permintaan pasar atas buah naga mencapai 40 ton, dan baru bisa dipenuhi 2 ton per bulan.

Demikian diungkapkan petani di Desa Rombasan, Kec. Pragaan, Sumenep, Muchlis, Kamis. “Tiap hari rata-rata permintaan buah naga mencapai satu kwintal. Itu khusus milik saya sendiri belum termasuk milik tetangga sebelah," kata Muchlis kepada ANTARA, Kamis.

Di wilayah Kecamatan Pragaan tanaman buah naga milik warga mencapai 1,5 hektare dari total 2,5 haktare lahan yang ditanami di Kabupaten Sumenep. “Meningkatnya permintaan buah naga ini selain kebutuhan Imlek, juga sebagian masyarakat mempercayai sebagai obat menurunkan kadar gula," kata Muchlis.

Harga buah naga di Madura menjelang tahun baru Imlek ini juga naik dari sebelumnya hanya Rp15 ribu per kilogram kini menjadi Rp18 ribu per kilogram di tingkat pengecer. Menurut dia, Harga itu, jauh lebih mahal disbanding di Malang, Banyuwangi dan Lumajang yang hanya dalam kisaran Rp12 ribu per kilogram. “Saat ini ada permintaan pasokan sebanyak 40 ton per bulan, namun kami belum sanggup memenuhinya karena produksi petani buah naga di Madura hanya sekitar 2 ton per bulan,” ujarnya.

Berita dan Foto dari Surabaya Post

0 comments:

Posting Komentar

SILAHKAN KETIK COMMENT ANDA.